Sesuai dengan judul diatas, sebagian isi dari tulisan kali ini adalah kekecewaan yang mendalam.
Pernah mungkin diantara pembaca sekalian merasakan dikala kita ikhlas memperhatikan, mencintai, menyayangi seseorang dengan sungguh-sungguh bahkan hampir semua hidup kita sudah kita serahkan kepadanya, akan tetapi balasan yang kita terima jauh dari apa yang kita harapkan. Hal ini mungkin disebabkan karena orang yang kita perhatikan dengan sungguh-sungguh itu tadi kurang memahami arti atau nilai dari sebuah pengorbanan yang kita lakukan buat orang tersebut. Logikanya adalah sebuah pengorbanan yang besar nilainya bagi kita, mungkin tidak berarti apa-apa dimata orang yang kita beri perhatian lebih tersebut, entah karena dia tidak mengerti arti dari sebuah pengorbanan, atau memang dia yang tidak punya hati nurani, sehingga tidak mengerti arti dari sebuah pengorbanan. Atau bisa jadi hatinya sudah mati.
Terkadang sakit memang yang kita rasakan ketika sebuah harapan yang kita harapkan dari sebuah pengorbanan yang kita lakukan, tidak sesuai dengan yang kita inginkan, kita berharap orang tersebut membalas apa yang kita berikan kepada dia, akan tetapi pada kenyataanya adlah dia malah tidak pernah membalas bahkan berbalik menyakiti kita tanpa pernah memperhitungkan apa yang sudah kita lakukan untuk dia.
Mungkin disinilah perlunya dimunculkan titik balik dari nilai sebuah keikhlasan.
Kita mungkin taerlalu sering mengatakan kata "Saya ikhlas melakukannya" kemudian "Saya tulus melakukan semuanya" tanpa kita mengetahui atau menyadari kata ikhlas dan tulus yang sebenarnya.
Ikhlas adalah sebuah kata yang indah ketika diucapkan, dan terasa menyenangkan ketika didengar. Akan tetapi dalam prakteknya ternyata sangat sulit kita bisa menerapkan kata tersebut.
Ikhlas yang sebenarnya adalah tidak hanya terucap dibibir, akan tetapi kita harus merasakan dan menelan kepahitan dari kata ikhlas yang sudah kita ucapkan.
Ikhlas sebenarnya adalah mewujudkan hati dan diri kita bak samudera yang luas disana. Dia tidak akan berbalik menyakiti kepada orang yang telah menyakiti bahkan melukai hati dan perasaanya.
Dia tidak akan marah ketika orang mengambil kebahagiaan yang sudah ia miliki.
Dia bahkan selalu menerima segala apa yang telah diperbuat orang lain yang menyakitinya, dengan senyuman dan perbuatan yang baik-baik.
Kalau kita perhatikan samudera yang luas disana, dia tidak pernah marah dengan orang yang mengambil hasil laut dari dirinya setiap hari, setiap saat, sepanjang waktu.
Dia juga tidak akan pernah membalas atas perlakuan orang-orang yang melemparinya dengan kayu, sampah, kotoran, bahkan limbah beracun sekalipun.
Begitu jugalah kita seharusnya menerapkan kata Ikhlas dalam kehidupan kita. Terasa pahit memang yang kita rasakan menelan keikhlasan itu, akan tetapi yakinlah tidak ada buah yang lebih manis dari nilai sebuah keikhlasan.
Dengan ikhlas kita bisa menciptakan kedamaian hati kita.
Dengan ikhlas kita bisa berada diatas derajat dari orang rata-rata.
Dengan ikhlas kita bisa menebar rahmat lebih luas.
Dengan ikhlas kita bisa ciptakan kedamaian.
Dan dengan ikhlas pula kita bisa mempunyai kekuatan, semangat, dan energi yang lebih besar dari sebelumnya. Kita bisa bangkit dari keterpurukan dengan hanya merasakan kepahitan dari keikhlasan, karena kepahitan yang kita rasakan adalah sebuah proses pendewasaan diri kita menuju pribadi yang lebih sempurna, lebih indah perilakunya, lebih santun di mata orang lain, dan tentunya lebih sabar dalam menghadapi ketidaknyamanan hati karena sikap yang tidak menyenangkan dari orang-orang yang berlaku khianat kepada kita.
Woensdag 01 Mei 2013
Maandag 29 April 2013
Mimpi
Setiap orang mempunyai mimpi, mulai mimpi kepingin mempunyai hidup yang sempurna, sampai ingin menjadi yang paling sempurna, akan tetapi perlu kita semua ketahui bahwasannya kesempurnaan itu hanyalah milik sang pencipta, kita hanya bisa memiliki secuil dari sifat sempurna yang kita impi-impikan.
Terkadang kita ingin tampil sempurna dihadapan orang lain, dengan cara memakai pakaian yang mahal, asesoris yang terkesan menyilaukan sekalipun terkadang itu palsu, akan tetapi keinginan buat tampil sempurna terkadang malah menjadi cibiran buat kita.
Pernah kita bermimpi ingin menyenangkan orang-orang yang kita cintai, memenuhi semua keinginannya, ikut semua aturannya, tidak berani untuk mengatakan tidak meski itu bertentangan dengan hati kita hanya untuk menyenagkan mereka. Pernahkah kita berpikir tentang kebahagiaan kita sendiri? mungkin ini terdengar sedikit egois, tapi manusiawi memang. Mulai sekarang cobalah untuk berani mengataka tidak jika itu memang bertentangan dengan hati kita, agar tidak ada penyesalan di kemudian hari, memang dikala kita mengatakan kata tidak kepada orang yang kita cintai akan terasa tidak mengenakkan buat pendengarnya, karena mereka mengharapkan kita mengikuti aturan dan kemauan mereka. Pernahkah kita berpikir sejenak secara logis, bahwa dengan kata tidak tadi mungkin akan timbul penolakan dari orang yang kita cintai, akan tetapi kita akan merasakan kebahagiaan yang kita idamkan itu kelak suatu saat nanti.
Kita semua mempunyai mimpi yang terkadang butuh pengorbanan untuk menggapainya, akan tetapi ketika kita tidak berani berkorban untuk menggapai mimpi kita, yakinlah bahwa mimpi-mimpi itu tidak akan pernah terwujud menghampiri kita.
Kita tidak pernah tau rancana Alloh SWT, akan tetapi dengan kekuatan mimpi kita bisa mewujudkan segalanya. Ingat bahwasannya Alloh SWT juga pernah memberi rambu-rambu kepada kita dalam firmannya didalam AL Qur'an suci bahwasannya Alloh SWT tidak akan merubah nasib suatu kaum, jikalau kaum tersebut tidak mau berusaha. Kita bisa bangkit dengan kekuatan mimpi yang kita punya, kita bisa menjadi orang-orang hebat dengan kita mempunyai mimpi, kita bisa hidup sukses, kita bisa bahagia, kita bisa menjadi orang yang bermanfaat dengan berbekal mimpi yang kita punya, tentu dengan usaha keras juga.
Usaha tanpa mimpi seperti kapal dilautan tanpa nahkoda hingga hanya bergerak tanpa arah,dia hanya mengikuti kemana arus membawanya, dia juga tida bisa menolak kearah manapun angin membawanya, hingga akhirnya dia akan terdampar disuatu pulau yang tidak pernah dia inginkan untuk berlabuh dipulau tersebut.
Begitu juga mimpi tanpa usaha, ibarat ingin pergi ke sebuah pulau impian tapi kita tidak punya kapal untuk membawa kita sampai dipulau impian kita.
Usaha yang dibarengi dengan mimpi-mimpi indah akan menhasilkan sebuah energi yang sinergis sehingga akan terasa gampang untuk mencapainya.
Mimpi dengan didampingi usaha yang kuat juga akan semakin mengarahkan kemana kita harus bergerak.
Ibarat sebuah kapal dengan nahkoda yang handal, yang membawa kapal penuh dengan muatan mimpi-mimpi
seakan tahu persisi kemana kapal akan diarahkan dan dilabuhkan, meski dengan terpaan angin, gelombang ombak yang tinggi, tetap nahkoda mampu menaklukkan samudra, hingga bisa mengantarkan kapal ke pulau impian yang di idam-idamkan, itulah sebenarnya kebahagiaan,dan kekuatan mimpi yang harus kita jaga dan pelihara, agar hidup kita menjadi terarah, dan semua berjalan sesuai dengan yang kita inginkan.
Mimpi memang seharusnya menjadi pendamping untuk usaha yang kita lakukan agar semua yang kita inginkan bisa kita dapatkan, tentunya dengan kekuatan doa pula.
Usaha tanpa do'a akan terkesan sombong dihadapan Sang Kholiq.
Do'a tanpa usaha adalah sia-sia karena tidak akan mungkin semua yng kita harapkan akan datang begitu saja
tanpa adanya usaha.
Tetaplah bermimpi sebagai penyemangat usaha yang kita lakukan.
Teruslah berusaha sebagai kendaraan untuk mengantarkan mimpi-mimpi yang kita punya.
Untuk selanjutnya kita pasrahkan hasilnya kepada Alloh SWT yang maha mengabulkan mimpi, doa, dan usaha hambanya.
Orang yang gagal adalah orang yang menyerah dalam hidup, orang yang selalu berusaha meski kegagalan selalu menghampirinya, adalah orang-orang yang sedang menikmati proses kesuksesan, atau perwujudan dari mimpi-mimpi.
Kegagalan memang terasa pahit dan tidak mengenakkan, akan tetapi sesuatu yang pahit itu akan terasa manis dan nikmat pada waktunya.Jamu pahit rasanya, tidak enak saat kita meminumnya, tapi kita baru bisa rasakan manisnya jamu beberapa waktu kemudian, tubuh kita menjadi sehat dan tidak berpenyakit dengan pahit yang kita rasakan di awalnya.
Akan tetapi sirup, manis ketika kita meminumnya, terasa segar di tenggorokan ketika kita minum, akan tetapi
efek dari manis yang kita rasa akan menjadi pahit, ketika kita mulai merasakan kesemutan, cepat lelah, sering mengantuk, tidak bersemangat, ketika kita mengetahui kita sudah divonis terkena diabetes oleh dokter ketika kita memeriksakan kondisi kita.
Kita tidak pernah tau rancana Alloh SWT, akan tetapi dengan kekuatan mimpi kita bisa mewujudkan segalanya. Ingat bahwasannya Alloh SWT juga pernah memberi rambu-rambu kepada kita dalam firmannya didalam AL Qur'an suci bahwasannya Alloh SWT tidak akan merubah nasib suatu kaum, jikalau kaum tersebut tidak mau berusaha. Kita bisa bangkit dengan kekuatan mimpi yang kita punya, kita bisa menjadi orang-orang hebat dengan kita mempunyai mimpi, kita bisa hidup sukses, kita bisa bahagia, kita bisa menjadi orang yang bermanfaat dengan berbekal mimpi yang kita punya, tentu dengan usaha keras juga.
Usaha tanpa mimpi seperti kapal dilautan tanpa nahkoda hingga hanya bergerak tanpa arah,dia hanya mengikuti kemana arus membawanya, dia juga tida bisa menolak kearah manapun angin membawanya, hingga akhirnya dia akan terdampar disuatu pulau yang tidak pernah dia inginkan untuk berlabuh dipulau tersebut.
Begitu juga mimpi tanpa usaha, ibarat ingin pergi ke sebuah pulau impian tapi kita tidak punya kapal untuk membawa kita sampai dipulau impian kita.
Usaha yang dibarengi dengan mimpi-mimpi indah akan menhasilkan sebuah energi yang sinergis sehingga akan terasa gampang untuk mencapainya.
Mimpi dengan didampingi usaha yang kuat juga akan semakin mengarahkan kemana kita harus bergerak.
Ibarat sebuah kapal dengan nahkoda yang handal, yang membawa kapal penuh dengan muatan mimpi-mimpi
seakan tahu persisi kemana kapal akan diarahkan dan dilabuhkan, meski dengan terpaan angin, gelombang ombak yang tinggi, tetap nahkoda mampu menaklukkan samudra, hingga bisa mengantarkan kapal ke pulau impian yang di idam-idamkan, itulah sebenarnya kebahagiaan,dan kekuatan mimpi yang harus kita jaga dan pelihara, agar hidup kita menjadi terarah, dan semua berjalan sesuai dengan yang kita inginkan.
Mimpi memang seharusnya menjadi pendamping untuk usaha yang kita lakukan agar semua yang kita inginkan bisa kita dapatkan, tentunya dengan kekuatan doa pula.
Usaha tanpa do'a akan terkesan sombong dihadapan Sang Kholiq.
Do'a tanpa usaha adalah sia-sia karena tidak akan mungkin semua yng kita harapkan akan datang begitu saja
tanpa adanya usaha.
Tetaplah bermimpi sebagai penyemangat usaha yang kita lakukan.
Teruslah berusaha sebagai kendaraan untuk mengantarkan mimpi-mimpi yang kita punya.
Untuk selanjutnya kita pasrahkan hasilnya kepada Alloh SWT yang maha mengabulkan mimpi, doa, dan usaha hambanya.
Orang yang gagal adalah orang yang menyerah dalam hidup, orang yang selalu berusaha meski kegagalan selalu menghampirinya, adalah orang-orang yang sedang menikmati proses kesuksesan, atau perwujudan dari mimpi-mimpi.
Kegagalan memang terasa pahit dan tidak mengenakkan, akan tetapi sesuatu yang pahit itu akan terasa manis dan nikmat pada waktunya.Jamu pahit rasanya, tidak enak saat kita meminumnya, tapi kita baru bisa rasakan manisnya jamu beberapa waktu kemudian, tubuh kita menjadi sehat dan tidak berpenyakit dengan pahit yang kita rasakan di awalnya.
Akan tetapi sirup, manis ketika kita meminumnya, terasa segar di tenggorokan ketika kita minum, akan tetapi
efek dari manis yang kita rasa akan menjadi pahit, ketika kita mulai merasakan kesemutan, cepat lelah, sering mengantuk, tidak bersemangat, ketika kita mengetahui kita sudah divonis terkena diabetes oleh dokter ketika kita memeriksakan kondisi kita.
Teken in op:
Plasings (Atom)