Sondag 19 Mei 2013

Kamu mikir gak?

Sampe sekarang aku masih berpikir kamu mikir gak sih kalo sebenernya untuk membuat kamu bahagia kamu udah membuat sakit sekian banyak orang, aku dan keluargaku merasakan dampak dari kamu tinggalin aku. Aku sekarang sedang berpikir kalo kamu lagi nglupain aku, dan selalu berusaha dekat dengan dia, orang yang kamu pilih sebagai yang paling baik dan kamu sebut kebaikannya,serta kamu anggap bisa membahagiakan kamu kelak. Aku sedikit ngerasa heran dengan kata-kata kamu kemaren yang seolah-olah nyalahin aku. Kamu bilang akulah orang yang selama ini menghambat, atau sebagai penghalang kamu belum memilih pasanganmu. Aku berharap mudah-mudahan kamu lega dan senang dengan keputusan yang kamu ambil, sekalipun keputusan yang kamu ambil itu sangat nyakitin banget buat hatiku dan keluargaku. Pengkhianatan ini akan aku jadikan pelajaran paling berharga dalam hidupku, mudah-mudahan aku menjadi orang yang lebih kuat menghadapi pahitnya hidup. Aku juga sedang berpikir kalo kejadian ini mungkin cara Tuhan mendewasakan aku. Karena tidak mungkin seseorang berubah menjadi lebih bijaksana dan dewasa tanpa melewati ujian dan kepahitan-kepahitan hidup.
Yakinlah bahwa dua kali rasa sakit yang aku terima dari kamu itu sudah cukup buatku tuk menjadi cambuk agar menjadikan aku orang yang lebih baik, berguna, dan bermanfaat....
Aku juga baru sadar kalo selama ini aku mencintai orang yang salah, kalo kamu emang bener-bener cinta ma aku, aku pikir kamu tidak akan melakukan semua ini kepadaku....

Geen opmerkings nie:

Plaas 'n opmerking